Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Langgar Peraturan Menteri Keuangan PMK 81 Tahun 2025; 28 Desa di Kecamatan Natal di Duga Sengaja fiktif kan ketahanan pangan



Mandailing Natal NrN.Idperaturan menteri keuangan nomor 81 tahun 2025 tentang dana desa,sistem penggunaan dan mekanisme penyaluran earmark,non earmark,pembangunan kdmp,serta tata cara pengajuan sisa anggaran tahap II ditahun berjalan.

Menteri keuangan purbaya dalam beberapa waktu jumpa pers nya mengingatkan, penggunaan dana desa non earmark dan earmark harus dilakukan secara tertib dan transparan,sehingga penggunaan nya benar benar terealisasi sesuai sasaran.

Ternyata dari sikap yang dilakukan oleh menteri keuangan purbaya ini,membuka tabir bukti nyata,adanya dugaan kesewenangan oleh pihak-pihak tertentu,sehingga membuat aksi berani oleh kepala desa melakukan pelanggaran aturan yang baru saja diterbitkan nya itu.

Berawal dari beberapa cuitan masyarakat di media sosial,dan sejumlah keluhan masyarakat yang diterima langsung journalist NrN.Id.sehingga journalist beserta team mencoba mencari tahu kebenaran dan fakta terkait informasi yang beredar.

Dari hasil monitoring dan wawancara yang di lakukan team di beberapa desa di kecamatan natal kabupaten mandailing natal,ternyata benar adanya dugaan fiktif penggunaan dana earmark yang peruntukan nya khusus di laksanakan melalui program nasional yaitu ketahanan pangan.

Desa sikara-kara 2 salah seorang kaur dikantornya 10 february 2026 berinisial js mengatakan,dana tersebut di pakai untuk menutupi biaya terutang sehingga ketahanan pangan 2025 untuk penambahan modal bumdes tidak disalurkan.

Namun dia tidak meyebutkan secara spesifik dalam wawancara nya,kegiatan apa yang menjadi hutang dana desa nya tersebut.
selanjut nya pria berusia 30an ini mengatakan,untuk lebih lanjut informasi nya tanyakan langsung sama kepala desa.setelah js telepon kepala desa namun kepala desa enggan bertemu team journalis.
fhoto dok NrN.kantor desa perkebunan patiluban

Di lain tempat team mencoba mencari informasi lebih lanjut,tentang dugaan fiktif anggaran ketapang.desa perkebunan patiluban kecamatan natal,12 february 2026 dikantor nya.salah seorang wanita dengan jabatan kaur berinisial NH mengatakan hal yang sama,ketahanan pangan tahun 2025 tidak ada di laksanakan dengan alasan modal tidak cukup.

Kepala desa nya yang juga seorang wanita dihubungi melalui whastup nya di nomor 0822 2911 xxxx tidak memberikan clarifikasi terkait dugaan fiktif nya dana ketapang yang dilakukan nya di desa perkebunan patiluban,berdasarkan pengakuan salah satu kaurnya itu.

Wawancara kepala seksi pmd kecamatan natal
Kuat dugaan adanya fiktip anggaran ketahanan pangan tahun 2025 di kecamatan natal kabupaten mandailing natal,SUBHAN BATU BARA kepala seksi pemberdayaan masyarakat desa di kecamatan natal 
(KASI PMD) berikan keterangan.

Wawancara langsung bersama journalis NrN,kasi pmd memberikan keterangan benar adanya dugaan fiktip penggunaan anggaran ketapang tahun 2025,setelah kasi pmd tersebut menelepon langsung salah satu kepala desa inisial ML,kepala desa pasar V natal yang membeberkan nya senin 2 maret 2026.

Dalam percakapan telepon yang di lakukan kasi pmd di hadapan jurnalis,kepala desa pasar V natal ML mengatakan anggaran ketahanan pangan tahun 2025 di kecamatan natal seluruhnya tidak di laksanakan,alias fiktif.dalam percakapan yang berlangsung lama tersebut,kasi pmd tidak menjelaskan secara rinci apa alasan kepala desa melakukan kegiatan fiktif ini.

Sebelum kasi pmd menutup wawancaranya,subhan batu bara mengatakan inspektorat akan lebih berwenang dalam hal menentukan salah benar nya kelakuan para kepala desa se kecamatan natal.camat natal ketika ditanya keberadaan nya salah satu staf mengatakan sedang berada di luar kantor.

Patut dilakukan nya pemeriksaan,dari hasil monitoring dan wawancara yang di lakukan di sejumlah desa di kecamatan natal dan wawancara kasi pmd kecamatan natal.tentang adanya dugaan fiktif nya anggaran ketapang 2025,Badan Pemeriksa Keuangan BPK,ombusman dan inspektorat provinsi sumatera utara.dapat melakukan pemeriksaan secara tertib dan diharapkan dapat memberikan hasil informasi ahir di release press nya.


countinue .......