BLT TIDAK DI SALURKAN ;kepala desa suka makmur dituding menggelapkan bantuan sosial dana desa tahun 2025
fhoto istimewa.dok NrN kepala desa suka makmur Abdul Hayat clarivikasi tudingan warganya gelapkan bantuan langsung tunai blt 2025
MUARA BATANG GADIS NrN.Id
kades desa suka makmur Abdul Hayat menyesalkan sikap warganya yang acuh dan tidak mau turut bersama nya mensukseskan serta melaksanakan pembangunan desa berkelanjutan, melalui dana desa secara baik dan bersama sama.
Baik dari unsur pembangunan kerja swadaya infrastruktur, maupun pembangunan semberdaya manusia dan pangan.ucap nya kamis 30/01/26 di kediaman nya.
Menurut Abduk Hayat,beliau telah melaksanakan sesuai arahan yang dimupakatkan, pasca musyawarah pengajuan apbdes tahun berjalan, dan sudah dilaksanakan kaur dan masyarakat serta pendamping lain nya.
Saya tidak ada menghalangi apa saja hasil musawarah yang dilaksanakan oleh masyarakat di desa ,ucapnya pada journalis NrN.Id. apalagi saya sampai di tuduh mengelapkan uang bantuan langsung tunai BLT tahun terakhir.lanjutnya
BLT saya tahun 2025 itu sebanyak 41 keluarga penerima manfaat KPM,dari jumlah kepala keluarga kurang lebih 160kk ditahun 2025. penyaluran yang dilaksanakan oleh kaur dan pendamping serta jajaran sudah sesuai regulasinya.
Masih kepala desa.saya menyangkan sikap segelintir masyrakat saya bg,namun saya tetap optimis untuk melaksanakan apa yang di sepakati oleh rapat musyawarah yang selalu masyarakat laksanaan sesuai arahan.
Ucap kepala desa mengklarifikasi tudingan sebagian masyarakat nya yang sempat di unggah melalui beberapa PlatFrom di media sosial dan media massa online beberapa waktu lalu oleh segelintir warganya.
Kades desa suka makmur Abdul Hayat berharap, kedepannya seluruh masyarakat desa suka makmur kecamatan muara batang gadis kabupaten mandailing natal dapat bergotong royong dan bersama sama untuk turut bersama nya dalam mensukseskan pembangunan serta di dasari keputusan bersama, agar tidak menimbulkan kericuhan.
Sebelum menutup wawancara nya Abdul Hayat juga mengatakan selalu siap menerima kritikan dan saran dari masyarakatnya, juga selalu membuka pintu seluas luas nya kepada masayarakat untuk komunikasi,baik secara pribadinya maupun pemerintahan desa.